Kamis, 29 Juli 2010

keluarga baru, rek

hari ini adalah hari bersejarah.

untuk pertama kali sejak saya tinggal di kontrakan di Delima III ini, kami punya keluarga baru yang bukan manusia. Bukaaaannn. Ini bukan ngomongin mistis. Apalagi, yang jorok". Sori ye. Kami ini pribadi" yang higienis. Gak ada satupun tikus di rumah kami. Eh, sampai mana tadi? Oh ya, keluarga baru ya.

ini nih keluarga baru kami

WAAAAA!!!!! APAAAN TUHHHH, DEADD?????

iya sih. Tampilannya emang rada" menjijikkan gitu. Lebih ke anak tikus gitu malah. Tapi, bukan. Ini bukan anak tikus. Melainkan anak" kelinci yang tidak berdaya. Sesaat setelah dilahirkan, mereka dilahirkan dalam keadaan buta dan hair-less. Mana keriput lagi. Kesian banget kan. Untung aja, pemiliknya, saudara Ceper, cekatan. Rumput" yang dapat mencegah hawa dingin udah ditaruh di sekelilingnya

untuk ibunya sendiri, terakhir saya liat tadi siang, masih ogah buat nyusuin anak" kelinci yang kesian ini
malu kali ya? Hihihi

jumlahnya tujuh ekor. Dan kalau dilihat dari dekat, emang keliatan gak berdaya gitu, gan. Rentan dari segala pemangsa. Kucing, misalnya. Apalagi, kandangnya ditaruh di luar. Duh, semoga mereka bisa bertahan ya. Makin rame nih kontrakan saya nantinya. Hahahaha
oh ya, mereka gak boleh dipegang lho. Takurtnya nanti baunya kecampur ama bau kita. Kalo kecampur emang kenapa, dead? Bahaya banget! Nanti induknya bisa" gak kenal trus gak disusuin trus mati deh:(

adakah keluarga baru di rumah kalian?

a baby is God's opinion that the world should go on
trus gimana, Dead?

Senin, 26 Juli 2010

bazaar murah, rek

beberapa hari yang lalu, ada bazaar di Gedung G. Menariknya, ajang di mana hampir semua UKM unjuk gigi ini, di-organize oleh kelas. Ya. Kelas! Bukan BEM maupun HMS. Sempet saya tanyakan ke salah satu mahasiswa 2J apa alasan di balik pengadaan acara macam ini. Mereka bilang, ini dalam rangka mencari nilai tambah sekaligus tugas dari dosen Akuntansi Pemerintahan mereka. Wow, cool!
jujur saja ya, untuk acara yang di-organize oleh sebuah kelas, acara ini menarik lah. Walaupun yang datang tidak seberapa banyak ya dibandingkan STAN Fest, misalnya, saya rasa panitia sudah ngebuktiin bahwa anak kelas pun mampu unjuk gigi. Lihat saja, mereka berhasil menawarkan booth" menarik, mulai dari booth yang menjual coklat, kerajinan budaya Indonesia, sampai ngopi film.



saya sih selalu tertarik dengan bazaar ya. Di sanalah tempat segala barang dijual lebih murah. Sayang, karena hanya sedikit booth yang menarik minat, saya hanya membeli beberapa saja. Tapi teteup, saya cinta dengan bazaar!

omong" bazaar, sebentar lagi Allah SWT juga mengadakan bazaar lhooooooo. Sebulan penuh malah! Yap. Bazaar itu akan diadakan secara full di Bulan Ramadhan. Di bulan ini, Ia memberikan diskon besar"an bagi kita untuk ngedapetin rahmatNya, ampunanNya dan pembebasanNya dari siksaan api neraka. Duh, jadi gak sabar nih. :)
Ya Allah, pertemukanlah aku kembali dengan RamadhanMu
kalian siap gak menyambut bulan suci inih? Hayoloo~~~

optimist is person who travels on nothing from nowhere to happiness
trus gimana, Dead?

Kamis, 22 Juli 2010

selesainya tugas akhir, rek

alhamdulillah. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Akhirnya, Tugas Akhir saya selesai sudah. Banyak hal mewarnai segala proses pengerjaan KTTA ini. Mulai dari terjebak macet di Permata Hijau, kooperatifnya staf" di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian hingga usangnya beberapa literatur yang saya gunakan.
namun, dari beberapa hal tadi, ada beberapa orang yang patut saya hormati, atau lebih kurang, sangat berjasa dalam proses ini. Mereka adalah...

pertama, Bapak Sampurna Budi Utama
sesuai namanya, beliau adalah seorang perfeksionis. Sebenarnya dulu sempet keder sih mendengar kabar tentang beliau. Tahun lalu, ada bimbingan beliau yang harus ngulang tahun depan (yang berarti tahun ini) untuk KTTAnya. Setelah ditelusuri, ternyata yang salah si mahasiswanya sendiri. Bandel. Eaaa.

jadi, saya merasakan betapa asiknya konsultasi dengan beliau. Saya harus konsultasi sebanyak 4 kali agar KTTA saya bisa lolos ke proses penilaian. Konsultasi sebanyak 4 kali itu pun diwarnai banyak corat-coret di atas lembar TA saya. Mungkin sayanya yang ndableg. Bikin TA kok seperti bikin makalah. Hihihi

terlepas dari kesibukannya mengasuh 4 anaknya yang masih lutu"nya dan mendiklat pejabat di sana-sini (proses bimbingan sempat terhambat karena beliau harus mendiklat pejabat di Magelang kala itu), beliau masih menyempatkan waktunya yang berharga untuk mengoreksi TA saya. Syukron katsir, pak!:)

yang kedua, Bapak Abdul Wahid Fajar Amin
dosen muda STAN ini namanya udah santer di kalangan mahasiswa STAN. Tak heran, karena soal" Intermediate bikinan beliau udah terbukti josss membuat banyak mahasiswa Akun tingkat II meratap, cemberut dan cenderung bermuram durja dengan hasil ujiannya. Bisa diakui, beliau adalah orang yang cerdas. Dan, saya beruntung sekali mendapati beliau sebagai dosen penilai saya.

sebenarnya, mendapati Pak Amin sebagai dosen penilai saya itu adalah sebuah coincidence. Fate. Konspirasi dari semesta. Pada awalnya, saya mendapatkan Bapak Budi Setiawan. Mungkin, karena terhambat kesibukan, akhirnya penilaian KTTA saya dialihkan ke Pak Amin. Pada awalnya, saya PD sekali dengan TA saya. Perfect. Lha yang membimbing aja Pak Sampurna kok. Ndilalah, setelah dikoreksi Pak Amin, ternyata TA saya banyak salah ketiknya. Waduh, piye to, Deadddd???

untung saja, proses revisi hanya sebatas salah ketik saja. Rupanya, Bapak Amin sudah percaya dengan kredibilitas Bapak Sampurna selaku dosen pembimbing saya. Terimakasih, Pak, telah bersedia mengkoreksi TA saya. Tulisan di blog ini gak ada salah ketiknya kan? :p

kini, TA tinggal di-hardcover, lalu dikumpulkan ke sekretariat. Selesai deh

tapi...
ujian komprehensif sudah siap meneror! Jeng jeng jeng! Tinggal 30 hari lagi nih. Doakan saya ya!

power without love is reckless and abusive, and love without power is sentimental and anemic.

trus gimana, Dead?

Jumat, 16 Juli 2010

seperti perawan, rek

hari masih pagi ketika saya menyetel TV kala itu. Karena belum ada acara yang bagus, saya arahkan remote ke channel VH1. Ndilalah, nih channel lagi muter program favorit saya, Backtracks, program khusus video klip musik jadul. Pas itu, kebetulan yang disetel adalah video klipnya Madonnya yang berjudul Like A Virgin. Benernya dulu pernah denger sih di Glee, tapi yang ini sumpah enak bener!
syutingnya di Venice gitu. Madonna di kala muda itu ternyata cuantik bener ya! Mana pake baju nikahan ama nari" gitu dia atas gondola...dan lho kok malah ngomongin Madonna? Begini, sebenarnya yang mau saya sorot adalah reff lagunya yang
Like a virgin
Touched for the very first time
seperti perawan. Disentuh untuk yang pertama kali. Secara tiba", pikiran saya melayang ke sabda Rasulullah SAW. bahwa ia tidak berjabat tangan dengan wanita (HR Abu Daud dalam al-Marasil) Selain itu, ada sabda lain yang menyebutkan bahwa sesungguhnya ditusuknya kepala salah seorang di antara kita dengan jarum besi itu lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal (HR. Thabrani dan Baihaqi)

menyentuh perempuan itu jauhhhh lebih buruk daripada ditusuknya kepala kita dengan jarum besi. Whot? Ngeri gak tuh? Tiba" saya mikir, sebenernya tanganku ini masih perawan gak ya? Apakah aku pernah menyentuh seorang perempuan yang bukan mahramku? Dan jawabannya adalah....pernah, saudara" T.T nyesel banget rasanya hati ini

pernah suatu saat, diri ini susah menolak ajakan tos dari seorang wanita. Curhatlah saya ke sahabat saya, farissa. Idenya cukup bagus. Kalo diajak tos ama seorang wanita, kepalkan tangan kanan lalu taruh di telapak tangan kiri. Seperti yang di silat" Cina itu lho. Alhamdulillah, sampai sekarang cara itu cukup berhasil lah ya :D

ah, kalo nulis gini ini jadi ingat Bapak Anis Matta. Politisi dari PKS yang sekarang menjabat sebagai wakil Ketua DPR ini pernah langsung mengatupkan kedua tangannya di atas dada ketika ada ajakan berjabat tangan dari seorang wanita. Wew! Benar" seorang pembesar negeri yang patut dicontoh

semoga saja diri ini selalu dijaga dari godaan sentuhan" wanita yang bukan mahramnya. Amiinnn

forgiveness is the release of all hope for a better past
trus gimana, Dead?

Senin, 12 Juli 2010

kepengen travelling, rek

kali ini, saya sedang membaca bukunya Trinity yang judulnya The Naked Traveler 2. Jadi, Trinity ini adalah seorang backpacker sejati. Ia telah pergi pergi ke hampir 42 negara! Yang lebih gile lagi...ia itu bukan orang tajir mamen, melainkan hanya seorang mbak" kantoran. Traveling, sudah menjadi semacam passion-nya dan ia mati"an nabung untuk hasratnya ini
nabung.
yak. Nabung. Dari seluruh pertanyaan yang diajukan ke dirinya mengenai bagaimana ia membiayai hampir semua kegiatan travelingnya, she just simply answered, "Mulailah menabung" Simpel. Dia juga menambahkan bahwa bila ada kemauan maka akan ada jalan. Tapi, menurut saya menabung tidaklah cukup

KITA MUSTI SEDEKAH!

kata Ustad Yusuf Mansyur nih, sedekah itu akan mendatangkan dua manfaat
  1. Orang yang bersedekah tidak pernah miskin
  2. Sedekahlah, dan pasti dilipatgandakan
jadi, pada intinya orang yang bersedekah itu akan, atau bisa dibilang, pasti, mendapatkan pahala/rejeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Om saya pernah bercerita bahwa ada seorang Ibu yang menerima uang pesangon suaminya sebesar 75 juta. Karena kecintaannya kepada anak yatim, ia menyedekahkan uangnya untuk membangun musholla sampai tabungannya tersisa 3,5 juta. Subhanallah. Rupanya dengan uang yang tersisa itu, tidak lama kemudian, beliau bisa membeli tanah di BSD tahun 2001 seluas 8000 m2! Ajaib gak tuh

maka, kali ini saya lagi giat"nya menabung dan bersedekah (semoga ini bukan postingan riya') Karena keadaan saya yang masih ngekos, ya gak banyaklah sekali sedekah. Paling ya 500 atau 1000 perak. Harapannya sih, dengan bersedekah Allah bakal memberi saya rezeki yang cukup supaya bisa keliling dunia gituh. Hehehe

wajar dong ya kalo kita pamrih. Lha wong kita sholat aja pamrih kok. Pamrih minta diampuni dosanya. Ya toh? :)

yuk bersedekah mulai dari sekarang!

patience and diligence, like faith, remove mountains
trus gimana, Dead?

Rabu, 07 Juli 2010

rohis esema, rek

saya rada uring"an minggu ini. Pembantu saya, untuk yang ketiga kalinya dalam minggu ini, tidak datang dengan alasan mendaftarkan anaknya sekolah. Err, lebih tepatnya, anak"nya. Kekesalan ini memuncak dan akhirnya pecah setelah saya baca berita di Kompas kalo pendaftaran online siswa" esempe dan esema di Jakarta kacau. Dan parahnya, harus diulang secara manual. Pengulangan ini jelas berdampak sistemik karena orangtua yang dulunya telah ngambil cuti, harus ambil cuti lagi untuk nemenin anaknya
duh,
kalo gini jadi ingat masa" saya daftar esema dulu. Setelah berkas" udah beres, kini tinggal kami, anak" esempe ingusan, yang harus berhadapan secara langsung dengan senior" galak yang udah menghadang di sekolah. Ya. Dulu, sewaktu daftar ulang, senior" kami menge-set pengambilan item" daftar seperti kain, emblem, dll dengan model ambil-sekaligus-gue-bentak-sekalian. Di sini, orang tua sudah lepas kontrol. Yang ada hanya kami dan senior" yang-aduh-wajahnya-gak-banget-deh. Pengambilan item yang kudunya makan waktu cuman 10 menit, harus direlakan menjadi satu setengah jam dengan 110 menit sisanya adalah bentak-membentak.

untung saja, rohis esema saya baik hati. Setelah proses bentak" itu, mereka menyambut kami dengan segelas air dingin dan kata" yang menyejukkan. Ini adalah pencitraan diri yang baik. Menunjukkan bahwa rohis adalah tempat bagi segala hal yang damai". Gimana nggak? Islam kan emang mengajarkan kedamaian toh? :D

benar saja, rohis esema saya kebanjiran peminat di awal" tahun ajaran. Tapi, seiring berjalannya waktu, hanya orang" tertentu saja yang sanggup bertahan. Saya, alhamdulillah, termasuk salah satu di antaranya (thanks to Mas Andra atas halaqohnya yang awet sampe 3 tahun ye) Berteman dengan anak" rohis (dan bergabung ke dalamnya tentu) sedikit merubah pandangan saya mengenai masa muda. Masa muda yang harusnya diisi dengan senang"-sepanjang-hari, kami isi dengan kegiatan malam bina iman dan takwa, taujih setiap minggunya, dan macem" deh!

intinya, gak ada salahnya deh gabung ama rohis esema. Banyaakk banget ilmu" tentang Islam yang bisa didapet. Well, kalo mau cerita yang lebih dramatis bisa lihat cerita kawan saya, Reza, di sini lho

semoga saja anak" esempe (dan tentunya anak pembantu saya) yang baru aja daftar esema itu gabung rohis ya. Amiinn


effective leadership is putting first things first. Effective management is discipline, carrying it out.
trus gimana, Dead?

Sabtu, 03 Juli 2010

efek piala dunia, rek

saya gak habis pikir dengan ajang seperti #worldcup 2010
#worldcup tidak hanya membuat saya bermimpi menjadi pemain bola profesional. Piala dunia, tidak juga hanya membuat saya bermimpi kapan Indonesia menemukan 11 anak muda yang benar" mahir bermain bola. Tidak. Tidak hanya itu. Ternyata, #worldcup juga mengubah sisi spiritual saya, kawans"!

lha kok bisa, dead?
iya nih. Teman" kan pada tahu kalo pertandingan di #worldcup itu diadakan secara maraton mulai pukul 21.00 lalu lanjut lagi jam 01.30. Tidur setelah pertandingan pertama maka besar kemungkinannya kalo bakal bablas sampe Shubuh. Alhasil, saya punya taktik tersendiri agar tetep melek nonton dua pertandingan ituh. Ba'da Maghrib, saya tidur sampe jam 20.30. Memang sih bakal ketinggalan sholat Isya' berjamaah. Tapi efeknya jauh lebih gede, brur!

karena tidur lebih awal, mata saya tetep jreng sampe Shubuh. Alhasil, waktu yang ada antara pertandingan kedua sampe Shubuh bisa diisi dengan ibadah seperti sholat tahajud sampe ngaji. Yang saya tidak habis pikir adalah bahkan dari 20 Ramadhan yang saya lewati tidak pernah gitu bela"in tidur lebih awal supaya bisa ibadah malam. Nah lho??

*

seseorang seperti Muhammad yang sudah dijamin masuk surga aja ngebela-belain ibadah malam sampai kakinya bengkak. Saya? Bahkan harus menunggu ajang seperti #worldcup agar bisa rajin. Parah. Memalukan. AKU HARUS BERUBAH! CIAATTT!!!

bagaimana efek piala dunia bagi teman"? Adakah yang menang judi bola? Hihihi

self-command is the main elegance
trus gimana, Dead?