Saturday, 8 October 2011

lihat dulu siapa yang bilang, rek

Bismilaah. Kadang saya heran sama orang".
Ada seorang ahli politik berbicara agama.
Ada seorang sarjana ekonomi ngomongin agama.
Ada seorang ahli komputer berkicau tentang agama.
Sampai" artispun ikut urun pendapat tentang agama.

Jujur, saya ngeri. Mereka punya banyak follower/pengikut/pengagum di dunia maya maupun di dunia nyata yang biasanya menelan mentah" pendapat mereka. Iya kalo pendapat yang diutarakan itu sesuai keahliannya gakpapa. Gak akan jadi masalah. Lha ini ngomongin agama gitu. Suatu bidang yang bukan keahlian mereka. Kalo misalnya pendapat mereka salah dan membuat follower/pengikut/pengagum mereka menyetujui (karena kurangnya ilmu mereka), lha ahli" ini kan bisa dituduh menyesatkan umat toh?

saya memang bukan seorang alim ulama, tapi insyaallah saya adalah seorang yang belajar. Dari kitab" ulama, saya mendapati bahwa kita wajib mengambil agama dari orang yang terpercaya ilmunya dan kita musti melihat darimana dia mendapatkan ilmnunya...

wahai saudaraku...perhatikanlah apa yang dilakukan para ulama tatkala hendak mengambil ilmu agamanya...

Berkata Ibnu Abi Zinad rahimahullah,
Ayahku berkaya, "Aku mendapati seratus orang dari kalangan sahabat semuanya hanya menjadi ma'mum dan tidak diambil dari mereka hadits dikarenakan mereka bukan ahlinya" (Shahih Muslim)
Berkata Ibnu Sirin rahimahullah,
Sesungguhnya ilmu (sanad) adalah bagian dari agamamu, maka lihatlah dari siapa kamu mengambil agamamu" (Shahih Muslim)
Wahai saudaraku....maka lihatlah bersama siapa engkau bergaul, dari siapa engkau mengambil agamamu.

Sungguh aku memohon perlindungan kepada Allah untukku dan juga untukmu agar di hari akhirat kelak kita tidak termasuk ke dalam orang" yang mengatakan...
Wahai Rabb kami sesungguhnya di dunia dahulu kami hanya mengikuti pemimpin" dan petinggi" kami dan mereka pun menyesatkan kami dari jalan yang lurus (QS. Al Ahzab)
kenalilah seseorang karena kebenaran yang dibawanya dan janganlah engkau mengenali kebenaran karena orang yang membawanya...

thanks Rizky Al-Magetany
gambar diambil dari sini

2 comments:

  1. "Kalo misalnya pendapat mereka salah dan membuat follower/pengikut/pengagum mereka menyetujui (karena kurangnya ilmu mereka), lha ahli" ini kan bisa dituduh menyesatkan umat toh?"

    setuju lah ini. twitter memang media bebas berpendapat. sayangnya masih banyak pengguna-nya yg belom bisa cerdas dalam memilih-memilah mana tweet yg harus diteladani dan dipraktekkan dan mana yg sebenarnya justru menyesatkan.

    ReplyDelete
  2. hehehe. Ditunggu miss twit"nya yang lucuk"

    ReplyDelete