Thursday, 13 October 2011

saatnya inpestasi, rek

Bismilaah. Pada suatu sore, kawan satu kantor saya di KPPN Takengon bilang ginih
Aku lagi nabung ki, dead. Nggo tuku sawah ning Purwokerto!

lalu pikiran saya melayang ke tabungan sayah yang *ehm* gak banyak" amat. Sayapun  mulai meraba kebutuhan" sayah di masa depan. Yang terdekat sih *ehm* *ehm* nikah ya (SUDAH DIAM KAMU! AKU TAHU KAMU MAU BILANG, "HALAH, CALONNYA AJA BELUM ADA, DEAD" , KAN? KAN? KAN?)

dua hari setelahnya, saya mulai browsing kemungkinan" investasi dengan dana minimal.
Beli rumah? No idea.
Beli tanah? :hammer

pilihan" saya lalu mengerucut ke dua pilihan. LM atau dinar emas. Bertanyalah saya ke teman yang invest di goldgram. Kata beliau, trading" gitu katanya. Halah. Saya jadi ragu ini. Halal gak nih transaksinya? Dalam pikiran saya yang masih bodoh dan awam ini, trading ini masih berbau-bau saham soalnya.

lalu, saya mulai berpikir tentang dinar emas. Well, sejau ini mulai dari dinaremasku sampe m-dinar mulai bisa menjawab pertanyaan" tentang dinar. Pilihan tentang dinar ini ada dua ya, m-dinar atau fisik. Kembali, sayah ragu dengan m-dinar ini. Karena dikelola oleh Koperasi dengan akad mudharabah, saya jadi ragu dengan kehalalan transaksinya (maklumin dongs, saya kan masih awam dan bodoh)

ke sininya, keknya saya bakal milih inpes di dinar emas nih

tapi, ndilalah, ini orang yang jual kok susah bener dihubunginnya :hammer
gambar diambil dari sini

4 comments:

  1. dibeli dibeli dibeli....

    ehm ehm.. nikah ya ded.. ~fufufu

    lumayan loh nabung dinar buat naik haji..

    ReplyDelete
  2. masih belum ada kabar juga inih dari penjualnya *suram*
    belum transfer juga sik benernya

    ReplyDelete
  3. selamat invetasi :)
    saya dan suami juga nyicil keping dinar, satu demi satu untuk naik haji :)

    ReplyDelete
  4. pasti udah kekumpul buanyakk yo, miss. Hehehe

    ReplyDelete