Tuesday, 18 October 2011

sepi tapi tak sendiri, rek

Bismilaah. Saya betah sih kerja di #Takengon. Udaranya adem. Kantor saya punya koki kantor yang nasinya boleh nambah ama lauknya juga boleh minta lebih (tapi sayanya gak gemuk". Ya wajar sih. Kurus saya genetik sih) Masyarakatnya asyik. Hampir" gak pernah ada pencurian atau perampokan di sini (secara sudah gak ada GAM lagi di Aceh)

hanya saja....
yang bermasalah itu ya KPPNnya.

beginilah nasib KPPN daerah, menjelang akhir tahun anggaran gini, pegawai"nya dipanggilin mulu ke Jakarta (sesuai postingan sayah di sinih). Masih belum hilang dari ingatan, Bang Jaya yang harus ikut diklat di Medan selama 3 minggu (yang secara gak sengaja, waktu off beliau harus ditambah satu minggu lagi karena ia lolos seleksi Penyuluh Perbendaharaan dan harus lanjut ke Jakarta), ini Mas Wahyu dan Pak Desriandi berangkat juga ke Jakarta. Yang pertama untuk mengikuti seleksi dealing room dan yang kedua untuk mengikuti seminar-entah-apa-lah.

Total sudah ada 3 pelaksana dan 1 kepala seksi dipanggil ke Jakarta. Total pegawai yang harusnya 13 (beserta Kepala Kantor) sekarang tinggal 8 (itupun karena Pak Armansyah masih belum balik. Harusnya Senin ini beliau sudah harus nyampe Takengon. Tapi, entahlah, mungkin beliau ijin ke Pontianak dulu untuk nengok keluarganya dan pas perjalanan balik, pesawatnya delay)

intinya adalah,
saya galau karena kantornya sepi. Aaaakkk!!!! Kantor pusat minta pegawaiiiii!!!!
gambar diambil dari sini

No comments:

Post a Comment