Monday, 14 May 2012

bersuci dari haid, rek

Bismillaah.
Aku adalah seorang laki" normal yah. Suatu saat pasti akan menikah. Sebagai seorang calon kepala keluarga, tentunya aku harus siap dong kalo istriku tanya" masalah haid.

Lho jangan salah, haid ini masalah penting lho. Haid memang perkara yang umum di kalangan wanita karena tiap bulan pasti mengalaminya. Namun, hukum" yang melingkupinya sungguh buanyaakkk.

Salah satu hal yang membedakan Islam dengan agama lain dalam perkara haid ini adalah bersucinya. Dalam Islam diatur lho, bersuci dari haid itu. Karena kaum wanita mengalaminya secara berkala, tentunya kudu tau tata caranya mandi haid ituh.

Well, mandi haid itu sama tata caranya dengan mandi junub oleh para pria.

Tata caranya:
  1.  Niat
  2. Mengucapkan basmalah
  3. Mencuci kedua telapak tangan tiga kali sebelum memasukkannya ke dalam gayung/wadah air
  4. Menuangkan air dengan telapak tangan kanan ke telapak tangan kiri yang digunakan untuk mencuci kemaluan (disunnahkan bagi wanita, baik yang sudah bersuami atau belum, untuk mencampurnya dengan daun bidara atau wewangian lainnya untuk menghilangkan bau tidak sedap dari kemaluannya (somehow, aku merasa aneh sekali menulis poin keempat inih))
  5. Menggosokkan telapak tangan kiri ke tanah atau dinding setelah mencuci kemaluannya yang setelah itu bekas gosokannya dicuci (ya iyalah!)
  6. Berwudhu (skip mencuci kedua kaki)
  7. Membasahi kepala dengan menyela-nyela pangkal" rambut dengan menggunakan jari jemari yang basah sampai seluruhnya terkena air
  8. Memulai dari anggota yang kanan lalu yang kiri
  9. Mengguyur air ke kepala tiga kali
  10. Menuangkan air ke seluruh tubuh
  11. Mencuci kedua kaki
Semoga postingan ini bermanfaat bagi seluruh perempuan Muslim (dan istriku nanti) maupun Nonmuslim yang tertarik dengan Islam. Ketahuilah Islam ini agama yang indah dan tidak mengajarkan selain keindahan...

Baarakallahufiikum

No comments:

Post a Comment