Wednesday, 16 May 2012

ibadah mengikuti Rasulullah, rek

Bismillaah.
Salah satu kunci ibadah selain niat adalah mengikuti sunnah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

Niat udah ikhlas, bener, tapi gak ngikutin Sunnah ya tertolak.
Tatacara udah ngikutin Sunnah tapi niatnya gak tulus, gak ikhlas, juga tertolak.

Dalam mengikuti Sunnah ini setidaknya ada enam perkara ya. Kalo enam perkara ini tidak dilakukan ya sama aja boong.

1. Sebab
Jika seseorang beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dengan satu ibadah yang disertai sebab yang tidak syar'i, maka tertolak. Contohnya? Menghidupkan malam ke-17 atau 27 bulan Ramadhan dengan anggapan bahwa malam itu adalah malam Nuzulul Quran. Maka shalat tahajjud yang asalnya ibadah dan boleh, namun jika dikaitkan dengan sebab ini, maka akan menjadi bid'ah.

2. Jenis
Jika seseorang beribadah kepada Allah Jalla Wa 'Ala dengan suatu ibadah yang jenisnya tidak disyariatkan, maka tertolak. Contohnya? Menyembelih kuda sebagai hewan kurban. Karena hewan kurban yang disyariatkan hanyalah unta, sapi dan kambing....

3. Ukuran/bilangan
Jika seseorang beribadah dengan ukuran yang tidak ada contohnya, maka tertolak. Contohnya? Seseorang shalat Isya' dengan bilangan rakaat sebanyak 5 rakaat.

4. Tatacara
Jika seseorang beribadah dengan tatacara yang menyelisihi tatacara yang sudah ada, maka tertolak. Contohnya? Seseorang melakukan ruku' dulu sebelum takbiratul ihram dalam shalatnya

5. Waktu
Jika seseorang beribadah dalam waktu yang tidak dicontohkan maka tertolak. Contohnya? Wukuf di Arafah di bulan Rajab atau berniat puasa Ramadhan di bulan Syawwal (beda urusannya bila puasa yang dimaukan adalah mengganti puasa Ramadhan)

6. Tempat
Jika seseorang beribadah di tempat yang menyelisihi tempat yang disyariatkan untuk beribadah, maka tertolak. Contohnya? Jika seseorang melakukan i'tikaf di rumahnya atau melakukan wukuf di Muzdalifah

Semoga kita termasuk dalam golongan orang" yang diterima ibadahnya oleh Allah yah
Baarakallahufiikum

No comments:

Post a Comment