Friday, 1 June 2012

sapa duluan yang mulai, rek

Bismillaah.
Saat memakai henpon, kadang saya suka bingung sapa yang pertama kali harus memulai salam?

Apakah saya, penerima telepon, ataukah dia, yang menelepon?

Menurut salah seorang 'ulama, yang memulai salam hendaknya si penelepon, karena dia seperti orang yang mengetuk pintu rumah orang lain dan meminta izin untuk masuk. Jadi ya, dia harus memulai pembicaraannya dengan ucapan: "Assalamu'alaikum", "Assalamualaikum warahmatullah", atau "Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh"

Yang ditelepon pun hendaknya menjawab ucapan salam tersebut.

Demikian insyaAllah salah satu adab dalam menggunakan henpon.

Sungguh hanya Allah-lah Dzat Yang Maha Memberi taufik dan hidayah.
Baarakallahufiik

2 comments:

  1. Setuju, kan kalau yang mulai salam duluan si penerima (misal nomor tak dikenal) tidak diketahui apakah dia muslim atau tidak *nanti malah salah sasaran salam. Jadi hendaknya yang memulai salam si penelpon.

    ReplyDelete