Thursday, 27 September 2012

fitnah syubhat, rek

Bismillaah
Perhatikanlah nasehat!

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata:
"Timbulnya fitnah syubhat itu disebabkan oleh tidak tajamnya pandangan hati dan minimnya ilmu agama. Terlebih lagi jika diiringi dengan niat awal yang keliru dan demi memuaskan hawa nafsu belaka. Dari sinilah terjadinya fitnah dan musibah terbesar

Fitnah syubhat ini akan bermuara pada kekufuran dan kemunafikan. Inilah fitnah yang menimpa orang-orang munafik dan ahli bid'ah sesuai dengan tingkat kebid'ahannya. Mereka melakukan bid'ah lantaran fitnah syubhat sehingga mereka tidak mampu membedakan antara yang haq dan yang bathil, serta antara petunjuk dan kesesatan.

Hanya dengan mengikuti Rasulullah dan menjadikan beliau sebagai satu"nya rujukan dalam seluruh masalah agama, baik mengenai permasalahan yang kecil maupun yang besar, yang zhahir (lahir) maupun yang batin, mengenai 'aqidah maupun amaliah, dan mengenai hakikat maupun syari'at, niscaya kita akan selamat dari fitnah syubhat ini. Oleh karena itu, janganlah menjadikan beliau sebagai Rasul hanya dalam satu urusan agama saja, sementara mengenai urusan lainnya kita berpaling. Seharusnya kita menjadikan beliau sebagai Rasul dalam segala sesuatu yang dibutuhkan umat, baik dalam tataran ilmu ataupun amal yang hanya dapat dapat diterima dan diambil dari beliau. Seluruh petunjuk itu bermuara pada perkataan dan perbuatan Rasulullah, sedangkan segala sesuatu yang menyimpang darinya adalah sesat.

Baarakallahufiikum

No comments:

Post a Comment