Monday, 3 September 2012

mencintai Allah, rek

Bismillaah
Al-Hasan rahimahullah berkata, “Ketahuilah, engkau tidak dianggap mencintai Rabbmu hingga engkau mencintai ketaatan kepada-Nya.”

Dzun Nun rahimahullah ditanya, “Kapankah aku dikatakan mencintai Rabbku?” Beliau menjawab, “Seseorang dianggap mencintai Allah apabila ia bersabar terhadap hal" yang dibenci-Nya.”

Yahya bin Mu’adz rahimahullah berkata, “Orang yang mengaku mencintai Allah, tetapi tidak menjaga batasan"-Nya, bukanlah orang yang jujur.”

(Jami’ul ‘Ulum wal Hikam, hlm. 104, cet. Darul ‘Aqidah)
Baarakallahufiikum

4 comments:

  1. ya, ini bahan permenungan saya,
    kadang memang batasan2 terlanggar, dan harus diakui bahwa saya kadang ada di area munafik. astaghfirullaah. na'udzubillaah.
    masukan yang bagus, Mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukan dari saya ini mahh
      dari ulama, kang. Hehehe

      Delete
  2. terima kasih untuk salaing mengingatkan.

    ReplyDelete