Monday, 1 October 2012

muadzin dan seorang wanita, rek

Bismillaah
Syaikhuna Salim Bamahriz mengatakan...

Disebutkan di sebagian kitab tarikh, ada seorang muadzin yang kerap kali naik ke atas menara untuk mengumandangkan adzan. Setiap dia naik ke atas, matanya melirik ke sebuah rumah untuk melihat gadis yang menawan hatinya. Sampai suatu hari dia tidak sanggup lagi menahan hasrat hatinya. Dia pun mengungkapkan keinginannya kepada gadis tersebut untuk menikahinya.

Gadis jelita itu menjawab, "Bagaimana mungkin engkau menikahiku sedangkan aku adalah wanita Nashraniyyah? Maka jadilah engkau seorang Nashrani terlebih dahulu baru aku akan menikahimu.."

Sang muadzin menjawab, "Sungguh aku akan lakukan apa yang engkau inginkan."

Maka dia menjadi seorang Nashrani dan menikah dengan gadis tersebut.

Sampai suatu hari kakinya yang dulunya biasa dia langkahkan untuk menaiki tangga menara untuk mengumandangkan adzan menggelincirkan dirinya di tangga rumahnya. Kepalanya terbentur dan matilah dia sebagai Nashrani..

Semua bermula dari ketidakhati-hatiannya menjaga pandangan.
Nas'alulullaha assalamah.

Semoga bisa menjadi pelajaran bagi saya khusunya dan pembaca pada umumnya

No comments:

Post a Comment