Thursday, 1 November 2012

hakikat khamr, rek

Bismillaah
"Khamar itu tak lebih dari sekedar air dan buah yang dicampur terus diolah, kenapa bisa haram?"

"Kalau segelas air saya siramkan ke wajahmu, apakah terasa sakit?"
"Tidak"
"Kalau aku mengambil segenggam pasir lalu aku lemparkan ke wajahmu apa terasa sakit?"
"Tidak juga"
"Sekarang, kalau segenggam semen aku pukulkan ke wajahmu apa terasa sakit?"
"Tentu tidak juga"
"Kemudian, sekarang aku campurkan air, pasir, dan semen. Kemudian aku cetak dan jemur dibawah terik dan mengering, lalu dengannya aku pukulkan ke wajahmu kira" bagaimana ?"
"Tentu sakit sekali, bahkan bisa jadi aku mati karenanya"

"Ya Begitulah hakikat khamar, kalau komposisinya dicampur kemudian diolah dan dijadikan khamar yang memabukkan tentulah akan menjadi haram"

(Kisah Iyas bin Mu'awiyah Al-Muzani seorang Tabi'in yang terkenal kecerdasannya)
Baarakallahufikum

No comments:

Post a Comment