Thursday, 15 November 2012

meninggalkan penyimpangan dan ketergelinciran ulama, rek

Bismillaah

Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:

“Yang dikhawatirkan adalah bahwa ketergelinciran orang yang berilmu itu akan diikuti. Jika bukan karena taklid, ketergelincirannya tidak perlu dikhawatirkan berpengaruh terhadap orang lain (pengikutnya). Oleh karena itu, apabila sudah diketahui kesalahannya, ia tidak boleh diikuti dalam hal tersebut menurut KESEPAKATAN (IJMA') kaum muslimin. Mengikuti ketergelinciran tersebut berarti mengikuti kesalahannya dengan sengaja.” (I’lamul Muwaqqi’in, 2/192)

Baarakallahufiikum

1 comment: