Friday, 21 December 2012

delapan nasehat berharga, part 2, rek

Bismillaah
Diriwayatkan dari Syaqiq Al-Bajaly rahimahullah, bahwa beliau bertanya kepada muridnya Hatim, “Engkau telah menemaniku dalam kurung waktu (yang lama). Lalu apakah yang engkau telah pelajari dari ku?”
Hatim rahimahullah menjawab: “(Saya telah mempelajari) delapan perkara :

KELIMA : Saya melihat manusia saling mendengki (hasad). Lalu saya memperhatikan Firman Allah Ta’ala, “KAMI telah menentukan antara mereka penghidupan mereka.” [Az-Zukhruf : 32], maka saya pun meninggalkan hasad.


KEENAM : Saya melihat manusia saling bermusuhan. Kemudian saya mencermati Firman Allah Ta'ala, “Sesungguhnya syaithan itu adalah musuh bagi kalian, maka anggaplah ia sebagai musuh.” [Fathir : 6], maka saya pun meninggalkan permusuhan mereka dan saya jadikan syaithan sebagai musuh satu"nya.

KETUJUH : Saya melihat mereka menghinakan diri" mereka dalam mencari rezki. Lalu saya mencermati Firman Allah Ta’ala, “Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya.” [Hud :6], maka saya pun menyibukkan diriku dengan apa" yang merupakan hak Allah terhadapku dan saya tinggalkan apa yang untukku di sisi-NYA.


KEDELAPAN : Saya melihat mereka bergantung (tawakkal) pada peregangan, usaha dan kesehatan badan, maka saya pun bertawakkal hanya kepada ALLAH.

Judul : Nasehat Berharga dari Pengalaman Hidup Kaum Salaf
Judul Asli : Bahjatul Majâlis Wa Anîsul Muqîm Wal Musâfir Juz II hal 12-13]

Barakallahufiikum

No comments:

Post a Comment