Wednesday, 5 December 2012

dipaksa jima' di bulan Ramadhan, rek

Bismillaah
Apabila seorang suami memaksa istrinya untuk berjima' pada siang hari di bulan Ramadhan dalam keadaan keduanya menjalankan puasa dan keduanya tidak mampu untuk memerdekakan budak atau menjalankan puasa denda 2 bulan berturut-turut karena kesibukannya dalam mencari nafkah, apakah cukup baginya memberi makan pada ai miskin? Berapa kadar/jumlahnya?

Jawab :
Apabila seorang suami memaksa istrinya untuk berjima' pada siang hari di bulan Ramadhan dalam keadaan keduanya menjalankan puasa maka puasa seorang istri tersebut sah dan tidak diwajibkan atasnya membayar kaffarah/denda. Sedangkan suaminya, wajib baginya mengqadla' puasanya dan membayar kaffarah/denda apabila terjadi hal yang demikian. Kaffarah/dendanya yaitu memerdekakan budak, apabila tidak ada maka wajib menjalankan puasa 2 bulan berturut-turut, apabila tidak mampu maka memberi makan kepada 60 orang miskin berdasarkan hadits Abu Hurairah radhiyallahu' anhu yang dikeluarkan oleh Bukhari dan Muslim. (Syaikh Ibnu 'Utsaimin).
(Diterjemahkan oleh Al Ustadz Abu ‘Isa Nurwahid dari Kitab Fatawa As Shiyam Syaikh bin Baz dan Syaikh Utasimin, Syarhul Mumthi’ Ibnu Utsaimin, Ijabatus Sail Syaikh Muqbil bin Hadi)

Baarakallahufiikum

No comments:

Post a Comment