Thursday, 24 January 2013

ceramah di antara tarawih, part 2 rek

Bismillaah
Apa hukum menyampaikan ceramah di antara shalat Tarawih atau di pertengahannya, yang mana hal itu dilakukan terus-menerus?

Jawaban :
Adapun menyampaikan ceramah, hendaknya tidak dilakukan karena hal itu bukan termasuk petunjuk Salaf. Tetapi jika memang dibutuhkan atau imam shalat berkehendak, ceramah boleh disampaikan setelah Tarawih. Jika hal itu dimaksudkan sebagai bentuk ibadah, maka itu adalah bid'ah. Dan tanda bahwa amalan itu dia jadikan sebagai ibadah adalah terus menerus dilakukan setiap malam. Kemudian kita katakan : Wahai saudaraku, kenapa engkau berceramah kepada orang"? Kadang sebagian orang memiliki kesibukan sehingga mereka ingin bisa langsung pergi setelah selesai Tarawih agar bisa mendapatkan pahala yang disebutkan dalam sabda Rasul 'Alaihish Shalatu Was Salam :
"Barangsiapa yang shalat tarawih bersama imam sampai selesai, maka akan dituliskan baginya pahala shalat semalam suntuk." 
Jika engkau suka bila ada ceramah, dan setengah dari jama'ah atau bahkan tiga perempat dari mereka juga suka bila ada ceramah, maka janganlah engkau menahan seperempat dari mereka karena tiga perempat dari mereka senang terhadap ceramah. Bukankah Rasul Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda :
"Jika salah seorang dari kalian mengimami manusia, hendaknya dia ringankan karena di belakangnya ada orang yang lemah, sakit, dan memiliki kepentingan."
Atau sebagaimana yang dikatakan oleh beliau 'Alaihish Shalatu Was Salam. Maksudnya, jangan mengukur orang lain dengan dirimu sendiri atau orang yang suka terhadap ceramah. Ukurlah orang lain dengan sesuatu yang tidak memberatkan mereka. Imamilah shalat tarawih mereka. Jika kalian telah selesai dari shalat tersebut, silahkan berikan ceramah yang engkau inginkan.

Kami memohon kepada Allah agar memberikan rezeki kepada kami dan juga kalian berupa ilmu yang bermanfaat dan amal shalih. Bergembiralah untuk mendapatkan kebaikan dengan datangnya kalian ke tempat ini, karena :
Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu (syar’i), Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga dengan upaya tersebut.” (HR. Muslim No. 2699 dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu).
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga tetap Dia limpahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarga beliau, serta seluruh shahabat beliau.
(Liqa' Bab Al Maftuh 29/118)

Baarakallahufiikum

2 comments: