Wednesday, 16 January 2013

ketika diajak berdebat, rek

Bismilaah
Abu Bakr Al-Ajurri rahimahullah berkata:

“Jika seseorang berkata: "Jika seseorang yang telah diberi ilmu oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala, lalu ada seseorang datang kepadanya bertanya tentang masalah agama, lalu mendebatnya; apakah menurutmu dia perlu mengajaknya berdialog agar sampai kepadanya hujjah dan membantah pemikirannya?"

Maka katakan kepadanya: "Inilah yang kita dilarang dari melakukannya, dan inilah yang diperingatkan oleh para imam kaum muslimin yang terdahulu."

Jika ada yang bertanya: "Lalu apa yang harus kami lakukan?"

Maka katakan kepadanya: "Jika orang yang menanyakan permasalahannya kepadamu adalah orang yang mengharapkan bimbingan kepada al-haq dan bukan perdebatan, maka bimbinglah dia dengan cara yang terbaik dengan penjelasan. Bimbinglah dia dengan ilmu dari Al-Kitab dan As-Sunnah, perkataan para sahabat dan ucapan para imam kaum muslimin. Dan jika dia ingin mendebatmu, maka inilah yang dibenci oleh para ulama, dan berhati-hatilah engkau terhadap agamamu."

Jika dia bertanya: "Apakah kita biarkan mereka berbicara dengan kebatilan dan kita mendiamkan mereka?"

Maka katakan kepadanya: "Diamnya engkau dari mereka dan engkau meninggalkan mereka dalam apa yang mereka bicarakan itu lebih besar pengaruhnya atas mereka daripada engkau berdebat dengannya. Itulah yang diucapkan oleh para ulama terdahulu dari ulama salafush shalih kaum muslimin."

(Lammud Durr, Jamal Al-Haritsi hal. 160-162)
Baarakallahufiikum

2 comments:

  1. bwnar sekali itu sobat,,,
    banyak yg bertanya ttg agama namun hanya untuk diperdebatkan bukan untuk di amalkan kebaikannya, apalagi bnyak yang hanya untuk menguji kemampuan diri kita,,,
    sukron atas pengetahuannya sob...

    ReplyDelete
    Replies
    1. sipp. Sekarang tinggal pinter"nya kita mengenali maksud dan tujuan orang ye. Peka gituh

      Delete