Tuesday, 22 January 2013

tidak puasa karena beratnya pekerjaan, part 2, rek

Bismillaah
Saya pernah mendengar seorang khatib dari imam" masjid pada Jum'at kedua di bulan Ramadhan yang diberkahi, membolehkan untuk tidak berpuasa bagi orang yang pekerjaannya memberatkannya, sementara dia tidak mempunyai sumber penghidupan selain pekerjaan itu. Pekerja itu harus memberi makan kepada satu orang miskin setiap hari di bulan Ramadhan. Jika diuangkan maka menjadi lima belas dirham. Ini yang mendorong saya untuk menulis pertanyaan ini. Apakah ada dalil yang shahih dari Al Kitab dan As Sunnah tentang hal tersebut?

Jawaban :
Seorang mukallaf tidak boleh untuk tidak berpuasa pada siang hari di bulan Ramadhan hanya karena dia bekerja. Tetapi jika (ketika sedang bekerja) dia mendapati kepayahan yang sangat, yang memaksanya untuk berbuka di siang hari, maka dia boleh berbuka dengan sesuatu yang bisa menghilangkan kepayahan tersebut. Kemudian dia menahan diri dari perkara yang membatalkan puasa sampai terbenamnya matahari, dan dia berbuka kembali bersama orang". Dia harus mengqadha hari tersebut. Adapun fatwa yang engkau sebutkan, itu tidaklah benar.


Wabillahit taufiq. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, dan shahabat beliau.

(Fatawa Al Lajnah Ad Daimah 1 [10/233], fatwa nomor 4157)
Baarakallahufiikum

No comments:

Post a Comment