Tuesday, 12 February 2013

hukum nadzar, rek

Bismillaah
Bagaimanakah hukumnya bernazar? Jika saya dan suami pernah bernazar akan menyumbang sekian dari gaji pertama kepada orang tidak mampu bila diterima kerja di tempat baru dan alhamdulillah diterima, nah sekarang sedang ada kejadian di Rohingya. Bolehkah saya membayarkan uang saya ke tempat lain atau tetap harus ke panti yang sebelumnya dimaksud?

JAWAB:
Nadzar itu dilarang, Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
"Janganlah kalian bernadzar. Sebab nadzar itu tidak bisa menolak takdir Allah sedikitpun. Hanya saja nadzar itu keluar dari orang yang kikir". (Muttafaqun alaih)
Seorang mukmin hendaknya tidak bernadzar, namun jika dia bernadzar untuk taat, maka wajib untuk dipenuhi. Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam :
"Barangsiapa bernadzar untuk taat kepada Allah, hendaknya dia melaksanakannya" (HR Al Bukhari)
Hendaknya saudara penanya melaksanakan sesuai dengan yang dinadzarkan. Kalau ingin membantu pihak lain, silakan membantu dari sumber yang lain sesuai kemampuan. Wabillahit-taufiq.

(dijawab oleh Ustadz Muhammad Yahya)

Baarakallahufiikum

No comments:

Post a Comment