Wednesday, 20 February 2013

ngaji sambil berbaring, rek

Bismillaah
Adakah larangan membaca mushaf dan membaca hafalan Al-Qur'an sambil berbaring?

JAWAB:
Dibolehkan membaca Al Qur'an dengan berdiri, duduk, sujud atau berbaring, sebagaimana firman Allah Ta'ala :

(الذين يَذْكُرُونَ اللّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىَ جُنُوبِهِمْ )

Artinya : "Orang" yang mengingat Allah dengan berdiri, duduk dan berbaring...
Dan firman Allah :

(فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلاَةَ فَاذْكُرُواْ اللّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِكُمْ )

Artinya : "Apabila kalian telah menyelesaikan shalat, maka berdzikirlah kepada Allah, baik dengan berdiri, duduk dan/atau berbaring".

Al Qur'an termasuk dzikir yang paling agung. Apabila membacanya atau menghafalnya dengan berbaring, maka tidak mengapa. Wabillahit-taufiq.

Baarakallahufiikum

No comments:

Post a Comment