Wednesday, 12 June 2013

hukum menggugurkan janin, rek

Bismillaah
Ada salah 1 kerabat saya, waktu itu dia menikah. Lalu suaminya menalak dia, setelah penalakan 4 bulan, dia menyadari kalau dia hamil. Mantan suaminya tidak mengakui kalau janin yang kerabat saya kandung adalah anaknya. Setelah penalakan itu, dia mengenal seorang pria, pria itu mengetahui kalau kerabat saya hamil, pria itu bukannya menjaga kehamilan kerabat saya, malah memaksa untuk menggugurkan janin itu. Terpaksa dia mengikuti omongannya. Penyesalan selalu menggelayut dalam hidupnya. Dia selalu meminta pengampunan dengan shalat tobat, shalat 5 waktu, sebesar apakah dosa dia karena mengikuti ucapan pria itu, padahal dia dalam batinnya ingin menjaga janin itu.

JAWAB:
Tidak ada alasan bagi seorang muslim untuk membunuh janin, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat an-nasuha, berniat untuk tidak melakukannya kembali, memperbanyak beramal sholeh, semoga Allah menggantikan kejelekan dengan kebaikan. Membunuh dengan sengaja, maka tidak ada kafarah baginya, karena kafarah hanya berlaku untuk pembunuhan tidak sengaja.

(Ustadz Harist)
Baarakallahufiikum

No comments:

Post a Comment