Wednesday, 3 July 2013

selang-seling puasa syawal, rek

Bismillaah
1. Benarkah kalau puasa Syawal boleh diselang-seling harinya, gak berturut-turut?
2. Bolehkah kita sekalian berniat puasa ganti yang tertinggal di puasa Syawal ?
3. Dan ada yang bilang nggak sah puasa Syawal kita kalau kita menolak undangan halal bil halal..

Mohon penjelasannya.

JAWAB;
No 1. Ya, dibenarkan. Wabillahit-taufiq.

No 2. Tidak dibenarkan, karena puasa qadha itu wajib, sementara puasa Syawal itu sunnah. Wabillahit-taufiq.

No 3. Tidak menghadiri acara halal bi halal tidak membatalkan puasa Syawal. Apalagi acara tersebut tidak pernah dilakukan dan dicontohkan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Wabillahit-taufiq.

(Ustadz Muhammad Yahya)
Baarakallahufiikum

No comments:

Post a Comment