Thursday, 1 August 2013

menunda pernikahan untuk mengumpulkan uang, rek

Bismillaah
Apakah termasuk laki" yang baik jika ia menunda pernikahan dengan alasan ingin mengumpulkan uang untuk mengadakan walimahan yang cukup mewah? Padahal pihak perempuan sudah menawarkan untuk melangsungkan pernikahan secepatnya dan sanggup menanggung biaya walimahan secara sederhana, tapi si laki" menolak dan tetap mau menunda pernikahan sampai terkumpul dana yang cukup untuk walimahan yang mewah. Dalam kasus ini bagaimana sebaiknya sikap pihak perempuan?

JAWAB:
Apa yang disebutkan dalam pertanyaan adalah hal yang menyelisihi sunnah, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ، مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ، وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ، فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ
Wahai sekalian anak muda, siapa di antara kalian yang sanggup untuk menikah hendaknya dia menikah, karena hal tersebut lebih menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Siapa yang belum sanggup, hendaknya dia berpuasa, karena puasa itu memutus syahwat.” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhary dan Muslim dari Ibnu Mas’ûd radhiyallahu ‘anhu]

Orang yang tersebut dalam pertanyaan adalah seorang yang sudah sanggup menikah dan dimudahkan, hendaknya disyukuri nikmat Allah agar kehidupan rumah tangganya kelak diharapkan berberkah.

Bila seorang telah mampu menikah dan bila tidak menikah akan menjatuhkannya ke dalam dosa, hukum nikah adalah wajib terhadapnya dan terhitung berdosa bila diakhirkan. Wallahu A’lam.

(Ustadz Dzulqarnain)

No comments:

Post a Comment