Thursday, 22 August 2013

suami adalah surga dan neraka istri, rek

Bismillaah
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada bibinya Al Hushain binti Mihshan radhiallahu ‘anhuma :
قَالَ : انْظُرِي أَيْنَ أَنْتِ مِنْهُ ؟ فَإِنَّهُ جَنَّتُكِ وَنَارُكِ "
Perhatikan bagaimana kedudukanmu bagi suamimu! Sesungguhnya dia (suamimu) adalah (penentu) surgamu dan nerakamu.” (HR. An Nasai (Al Kubro 8913) dan Ahmad (19003) dishahihkan Al Albany (Ash Shahihah 2612))

A. Afwan, tolong tafsir hadist ini..

B. Bagaimana jika suami mempunyai 2 istri?

JAWAB:
A. Maknanya kedudukan suami bagi seorang istri adalah sangat besar. Wajib bagi seorang istri untuk memenuhi hak" suaminya, bahkan lebih dia kedepankan daripada hak orang tuanya. Begitu besarnya hak seorang suami atas istrinya sampai" Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَوْ كُنْتُ آمِرَا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لأَحَدٍ لأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا

Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada orang lain niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya.” [Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dengan sanad yang hasan. Dishahihkan oleh Al Albany dari Irwa`ul Ghalil no. 1998]

Di sisi lain, pahalan dan ganjaran bagi istri yang ta’at kepada suaminya pun sangat besar.

Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِى الْجَنَّةَ مِنْ أَىِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ

Dari Abdurrahman bin Auf radhiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika seorang wanita itu menunaikan shalat lima waktunya, puasa pada bulan ramadhannya, menjaga kemaluannya, menta’ati suaminya, akan dikatakan kepadanya, “Masuklah Engkau ke dalam surga dari pintu mana saja yang Engkau sukai.” (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albany rahimahullah)

Ini menunjukkan kesuksesan dan kebahagian seorang seorang istri sangat tergantung dengan kesuksesan dia menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri di dalam memenuhi hak-hak suaminya. Wallahu a’lam.

B. Tiap istri memiliki kewajiban yang harus dia tunaikan kepada suaminya. Sama saja apakah suaminya memiliki satu istri, dua istri atau lebih. Wallahu a’lam.

(Ustadz Ayub)

No comments:

Post a Comment