Monday, 21 October 2013

keutamaan hari Nahr, rek

Bismillaah

Dari Abdullah bin Qurâth radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَعْظَمُ الأَيَّامِ عِنْدَ اللَّهِ يَوْمُ النَّحْرِ ثُمَّ يَوْمُ الْقَرِّ
Hari yang paling agung di sisi Allah adalah hari An-Nahr kemudian hari Al-Qarr.” [Diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Dâwud, An-Nasâ`iy dalam As-Sunan Al-Kubrâ, dan selainnya. Dishahih kan oleh Al-Albâny dalam lrwâ’ul Ghalîl no. 1958.]

An-Nahr berarti penyembelihan. 10 Dzulhijjah disebut dengan hari An-Nahr sebab hari tersebut adalah permulaan syariat penyembelihan hewan qurban. Hari Al-Qarr artinya hari menetap karena, pada 11 Dzulhijjah, orang" yang mengerjakan ibadah haji bermalam dan menetap di Mina.

Selain itu, 12 Dzulhijjah disebut dengan nama hari An-Nafar Al-Awwal karena jamaah haji keluar dari Mina pada hari ini. 13 Dzulhijjah disebut dengan nama hari An-Nafar Ats-Tsâny karena ini adalah hari terakhir di Mina bagi jamaah haji yang menginginkan hal yang lebih afdhal.

Hadits di atas menunjukkan bahwa hari An-Nahr adalah hari yang paling agung di sisi Allah Ta’âlâ. Hari An-Nahr adalah hari haji Akbar yang ¬disebutkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam [sebagaimana dalam hadits Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhumâ riwayat Al-Bukhâry –secara mu’allaq-, Abu Dâwud, Ibnu Mâjah dan selainnya. Dishahihkan oleh Al-Albâny dalam beberapa buku beliau.] dan termasuk hari ‘Id umat Islam sebagaimana keterangan yang telah berlalu dalam hadits ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu.

Hari An-Nahr, atau ‘Id An-Nahr, lebih utama daripada ‘Idul Fitri. Hal ini karena, pada ‘Id An-Nahr, terdapat pelaksanaan shalat, penyembelihan, keutamaan dalam sepuluh hari Dzulhijjah, serta keutaman tempat dan waktu yang agung bagi orang" yang melaksanakan ibadah haji, sedangkan, pada ‘Idul Fitri, hanya terdapat pelaksanaan shalat dan shadaqah saja. Tentunya, sembelihan lebih utama daripada shadaqah.

(Ustadz Dzulqarnain)

2 comments:

  1. wah keren sekali nih. Hiehiee Menambah ilmu dan wawasan para pembacanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. yaa credits to Ustadz Dzul hafidzahullah

      Delete