Wednesday, 9 October 2013

qurban untuk orang yang sudah meninggal, rek

Bismillaah
Kalau qurban atas nama orang yang sudah meninggal boleh? Hal ini dilakukan anak untuk ibunya (rahimallah)

JAWAB:
Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah berkata :
Berkurban untuk mayit ada 3 macam :

Pertama : Kurban wasiat, maka berkurban untuk mayit sesuai wasiatnya, tanpa menambah dan menguranginya.

Kedua : Kurban untuk mayit sebagai penyerta dari yang masih hidup, yang demikian tidak mengapa. Karena yang zhahir dari sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam : "Ya Allah, ini adalah (kurban) dari Muhammad dan keluarganya" mencakup yang masih hidup dan yang telah meninggal.

Ketiga : Kurban hanya untuk mayit sebagai amal. Yang demikian tidak pernah ada keterangan dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan para shahabatnya sejauh pengetahuan saya.

Oleh sebab itu seyogyanya seseorang tidak berkurban khusus untuk mayit, tetapi ia berkurban untuk dirinya dan keluarganya, baik yang masih hidup maupun sudah meninggal.

Kami tidak mengatakan bahwa berkurban untuk mayit itu haram, akan tetapi kami katakan bahwa yang utama adalah mengikuti Sunnah dimana seseorang berkurban untuk diri dan keluarganya, dan keutamaan Allah itu luas.

(Ustadz Muhammad Yahya)

Baarakallahufiikum

No comments:

Post a Comment