Tuesday, 12 September 2017

dilihat dan dilakukan, rek

Bismillaah
Jadi ceritanya Minggu kemarin saya lagi males nyetrika baju. So, alih" membiarkannya tergelatak berantakan di keranjang baju, mending saya lipet" aja lah ya bajunya. Seperti biasa, kalo saya lagi sibuk umek" dengan baju yang habis dijemur, Shafiyyah setia menemani. Lagi asik" ngelipet baju, ndilalah kok rasa"nya cepat sekali ya tumpukan baju berkurang. Lalu, saya menoleh ke belakang dan mendapati ini...
duh...
terharu banget gak sih. Ternyata selama ini Shafiyyah melihat dan mempelajari saya ngelipet baju. Lalu, mungkin dengan maksud ingin membantu bapaknya, dia ikut ngelipet bajunya sendiri (dan juga baju adiknya) (yaa meskipun ngelipetnya masih asal"an sih. Yang penting kan usahanya dinilai 100 to)

duh nak, begitu banyak kejutan yang muncul darimu setiap harinya...
“Seorang hamba selalu berbolak-balik antara ketetapan Allah yang berupa perintah (syariat) dan ketetapan Allah berupa takdir (yang baik dan buruk). Hamba membutuhkan -bahkan sifatnya darurat- pertolongan ketika menjalankan syariat dan membutuhkan kelembutan ketika menjalani takdir. Sejauh mana kesungguhannya dalam menjalankan perintah, maka sebesar itu pula kelembutan yang akan dia dapatkan ketika menghadapi takdir.”
-Ibnul Qayyim rahimahullah-
Baarakallahufiikum

No comments:

Post a Comment