Sunday, 5 November 2017

tentang lembah safari hotel, rek

Bismillaah
akhirnya setelah menjanjikan sekian lama, tiga minggu yang lalu, saya mengajak keluarga saya ke Taman Safari. Tentu saja dengan naik motor. Hehehe

well, setelah ngobrol dengan atasan saya, atasan saya merekomendasikan Lembah Safari Hotel. Okaay, Jumat pagi begitu kami sampai di Cisarua, kami langsung cuss ke hotel tersebut. Well, harga kamarnya sedikit di atas ekspektasi saya sih. Tapi okelah ya. Standar harga Puncak

begitu masuk ke kamar, istri saya langsung mengeluh. Kamarnya kecil. Pencahayaan kurang. TVnya rusak. Dinding kayunya dimakan rayap. Tirai jendelanya serasa belum dicuci. Dinding dengan tetangga juga tipis banget. Terbukti saat malamnya di mana kamar sebelah saya kedatangan penghuni, suaranya bikin kami gak bisa tidur sampe tengah malem. Ugh!

lalu drama dimulai lagi keesokan harinya. Pelayan restorannya kayak curiga gitu dengan istri saya yang memakai cadar. "Maaf, ibu pengunjung hotel sini?", katanya. Gara" pernyataan simpel (tapi menyakitkan itu), istri saya jadi gak nafsu makan. Selain itu, kolam renangnya juga kotor!

Gak lagi" deh nginep di sana...
من علامات الرياء كون الإنسان يعصي الله في السر حين لا يطلع إلا الله، ويظهر خشية الله في العلانية.
"Diantara tanda riya' adalah seseorang suka bermaksiat kepada Allah secara sembunyi-sembunyi ketika tidak ada yang melihatnya kecuali Allah, namun dia menampakkan rasa takut kepada Allah ketika berada di hadapan orang lain."
-Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah-
Baarakallahufiikum

No comments:

Post a Comment