Saturday, 26 May 2018

rakyat wajib membantu pemerintah dalam memerangi khawarij/teroris, rek

Bismillaah
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

يجب على الرعية مساعدة الإمام في قتال الخوارج، لأنهم يريدون تفريق الأمة.

"Wajib atas rakyat untuk membantu pemerintah dalam memerangi orang-orang Khawarij/Teroris, karena mereka bertujuan memecah belah umat."

Baarakallahufiikum

Thursday, 24 May 2018

semakin banyak harta semakin berat hisabnya, rek

Bismillaah
Abu Dzar Jundub bin Junadah al-Ghiffary radhiyallahu anhu berkata:

ذو الدرهمين يوم القيامة أشدُّ حسابًا من ذي الدرهم.

"Pemilik dua dirham pada hari kiamat nanti akan lebih berat hisabnya dibandingkan pemilik satu dirham."

Shahih, diriwayatkan oleh Ibnul Mubarak dalam az-Zuhd, nomor 192

Baarakallahufiikum

Tuesday, 22 May 2018

seburuk-buruk bekal menuju akhirat, rek

Bismillaah
Al-Imam Muhammad bin Idris asy-Syafi'iy rahimahullah berkata:

‏بئس الزاد إلى المعاد العدوان على العباد.

"Seburuk-buruk bekal menuju akhirat adalah melancarkan permusuhan terhadap hamba-hamba Allah."

Siyar A’lamin Nubala', jilid 10 halaman 41

Baarakallahufiikum

Sunday, 20 May 2018

yang lebih berbahaya dibandingkan teroris, rek

Bismillaah
Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata:

‏الذين يفتون بالتفجيرات أشد خطراً من الذين يقومون بها.

"Orang-orang yang berfatwa membolehkan melakukan tindakan-tindakan peledakan, mereka lebih berbahaya dibandingkan orang-orang yang melakukan tindakan-tindakan peledakan itu sendiri."

Baarakallahufiikum

Friday, 18 May 2018

waspadai pendukung isis, rek

Bismillaah
Haiah Kibarul Ulama mengatakan:

‏من دخل مع داعش أو ناصرهم، أو زيّن أعمالهم؛ فإنه شريك في قتل المسلمين.

"Siapa saja yang bergabung bersama ISIS atau menolong mereka atau mengopinikan bahwa perbuatan mereka baik, maka sesungguhnya dia ikut andil dalam membunuh kaum Muslimin."

Baarakallahufiikum

Wednesday, 16 May 2018

merasa cukup dengan ilmu sendiri akan menyeret kepada sikap menolak kebenaran, rek

Bismillaah
Al-Imam Ibnul Jauzy rahimahullah berkata:

‏أفضل الأشياء التزيد من العلم، فإنه من اقتصر على ما يعلمه فظنه كافياً استبد برأيه، وصار تعظيمه لنفسه مانعا له من الاستفادة. والمذاكرة تبين له خطأه، وربما كان معظماً في النفوس فلم يُتجاسر على الرد عليه، ولو أنه أظهر الاستفادة لأهديت إليه مساويه فعاد عنها.

"Hal yang paling afdhal adalah terus menambah perbekalan ilmu, karena sesungguhnya siapa yang membatasi diri dengan dengan hal-hal yang dia ketahui lalu dia menyangka bahwa itu cukup maka dia akan mengandalkan pendapatnya sendiri, dan pengagungannya terhadap dirinya sendiri menjadi penghalang untuk mau mengambil faedah dari orang lain. Padahal diskusi akan menjelaskan kesalahannya. Dan terkadang seseorang diagungkan dalam hati manusia sehingga tidak ada yang berani membantah kesalahannya, padahal seandainya dia menampakkan sifat mau menerima masukan dari orang lain, niscaya kesalahan-kesalahannya akan ditunjukkan kepadanya sehingga dia bisa meninggalkannya."

Shaidul Khathir, halaman 133

Baarakallahufiikum

Monday, 14 May 2018

keutamaan bermusyawarah, rek

Bismillaah
Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu berkata:

...المشاورة حصن من الندامة، وامن عن الملامة...

"Musyawarah merupakan penghalang dari penyesalan dan pengaman dari celaan."

Adz Dzarii'ah Ila Makarimi Syariah halaman 210

Baarakallahufiikum

Saturday, 12 May 2018

bahaya mendengarkan ucapan orang yang menyimpang, rek

Bismillaah
Al-Imam Malik rahimahullah berkata:

لا تمكن زائغ القلب من أذنيك فإنك ما تدري ما يعلقك من ذلك.

"Jangan berikan kesempatan bagi orang yang hatinya menyimpang untuk memperdengarkan ucapannya ke telinga Anda, karena sesungguhnya Anda tidak mengetahui apa yang akan mengikat Anda."

Baarakallahufiikum

Thursday, 10 May 2018

takutnya salaf terhadap ketenaran, rek

Bismillaah
Dahulu Bisyr bin Harits al-Hafy rahimahullah pernah berdoa:

اللهم إن كنت شهرتني في الدنيا لتفضحني في الآخرة فاسلبه مني.

"Yaa Allah, jika Engkau menjadikan diriku terkenal di dunia ini untuk Engkau bongkar aibku di akhirat nanti, maka cabutlah ketenaran itu dariku."

Shahih, diriwayatkan oleh al-Baihaqy dalam az-Zuhd al-Kabir, no. 147

Baarakallahufiikum

Tuesday, 8 May 2018

kunci kebahagiaan dalam bergaul dengan orang lain, rek

Bismillaah
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

ﻭَﺍﻟﺴَّﻌَﺎﺩَﺓُ ﻓِﻲ ﻣُﻌَﺎﻣَﻠَﺔِ ﺍﻟْﺨَﻠْﻖِ ﺃَﻥْ ﺗُﻌَﺎﻣِﻠَﻬُﻢْ ﻟِﻠَّﻪِ ﻓَﺘَﺮْﺟُﻮَ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻓِﻴﻬِﻢْ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺮْﺟُﻮَﻫُﻢْ ﻓِﻲ ﺍﻟﻠَّﻪ،ِ ﻭَﺗَﺨَﺎﻓَﻪُ ﻓِﻴﻬِﻢْ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺨَﺎﻓَﻬُﻢْ ﻓِﻲ ﺍﻟﻠَّﻪِ، ﻭَﺗُﺤْﺴِﻦَ ﺇﻟَﻴْﻬِﻢْ ﺭَﺟَﺎﺀَ ﺛَﻮَﺍﺏِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻟَﺎ ﻟِﻤُﻜَﺎﻓَﺄَﺗِﻬِﻢ،ْ ﻭَﺗَﻜُﻒَّ ﻋَﻦْ ﻇُﻠْﻤِﻬِﻢْ ﺧَﻮْﻓًﺎ ﻣِﻦْ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻟَﺎ ﻣِﻨْﻬُﻢْ.

"Kebahagiaan dalam bergaul dengan orang lain adalah dengan Anda berhubungan dengan mereka karena Allah, jadi Anda mengharapkan Allah dalam urusan mereka dan tidak mengharapkan mereka dalam urusan Allah, dan Anda takut kepada Allah dalam urusan mereka dan tidak takut kepada mereka dalam urusan Allah. Anda berbuat baik kepada mereka karena mengharapkan pahala Allah, bukan karena ingin mendapatkan imbalan dari mereka, dan Anda menahan diri dari menzhalimi mereka karena takut kepada Allah, bukan karena takut kepada mereka."

Majmu'ul Fatawa, jilid 1 halaman 51

Baarakallahufiikum

Sunday, 6 May 2018

diantara tanda orang yang ikhlas dan mencari kebenaran, rek

Bismillaah
Asy-Syaikh Mahmud Syakir rahimahullah berkata:

‏‏لا أغضب إذا دلّني أحد على خطأ قارفته، ولا أستنكف أن أعترف بخطأ ارتكبته، ولا أستتر من عيب اجترحته، ولا يسوؤني أن ينقدني ناقد ظالما أو غير ظالم.

"Saya tidak akan marah jika ada seseorang yang menunjukkan kepada saya kesalahan yang saya lakukan, saya tidak akan enggan mengakui kesalahan yang saya perbuat, saya tidak akan bersembunyi dari aib yang muncul dari saya, dan saya tidak akan merasa tersinggung dengan orang yang mengkritik saya baik secara zhalim atau tidak zhalim."

Jamharah Maqalat al-Ustadz Mahmud Syakir, jilid 2 halaman 1095

Baarakallahufiikum

Friday, 4 May 2018

dakwah tanpa bimbingan para ulama besar akan penuh dengan kekacauan, rek

Bismillaah
Asy-Syaikh Muqbil bin Hady rahimahullah berkata:

الدعوة السلفية لو كانت محصورة في الشباب لكانت دعوة فوضوية.

"Dakwah Salafiyyah seandainya hanya diurus oleh para pemuda maka akan menjadi dakwah yang penuh kekacauan."

Fadhaih wa Nashaih, halaman 155

Baarakallahufiikum

Wednesday, 2 May 2018

kedudukan shalat dalam islam

Bismillaah
Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:

والصلاة أول فروض الإسلام، وهي آخر ما يُفقَد من الدين، فهي أول الإسلام وآخره، وكلُّ شيءٍ ذهب أوله وآخره فقد ذهب جميعه.

"Shalat merupakan kewajiban (lahiriah) Islam yang pertama, dan dia merupakan perkara terakhir yang akan hilang dari agama ini, jadi dia merupakan awal Islam dan akhirnya, dan segala sesuatu yang lenyap bagian awal dan bagian akhirnya berarti telah lenyap keseluruhannya."

Kitab ash-Shalah, halaman 16-17

Baarakallahufiikum

Monday, 30 April 2018

rasa takut yang benar kepada allah, rek

Bismillaah
Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:

سمعت شيخ الإسلام ابن تيمية -قدس الله روحه- يقول: الخوف المحمود هو ما حجزك عن محارم الله.

"Saya mendengar Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah –semoga Allah mensucikan ruh beliau– mengatakan, "Rasa takut yang terpuji adalah yang menghalangi dirimu dari hal-hal yang diharamkan oleh Allah."

Madarijus Salikin, jilid 1 halaman 511

Baarakallahufiikum

Saturday, 28 April 2018

diantara tanda keimanan, rek

Bismillaah
Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

إذا كان الإنسان تسوؤه سيئته ويعمل لأجلها عملا صالحا، كان ذلك دليلا على إيمانه.

"Jika seseorang merasa sedih karena dosanya dan dia beramal shalih untuk menghapusnya, maka itu merupakan bukti atas keimanannya."

Fathul Bary, jilid 3 halaman 28

Baarakallahufiikum

Thursday, 26 April 2018

diantara tanda husnul khatimah, rek

Bismillaah
Al-Hafizh Ibnu Abdil Barr rahimahullah berkata:

"ﻣﻦ ﻣﺎﺕ ﻃﺎﻟﺒﺎً ﻟﻠﻌﻠﻢ ﻓﻬﻮ ﻣﻦ ﻋﻼﻣﺎﺕ ﺣﺴﻦ ﺍﻟﺨﺎﺗﻤﺔ ﻷﻧﻪ ﻣﺎﺕ ﻋﻠﻰ ﻃﺎﻋﺔ ﻋﻈﻴﻤﺔ."!

"Barang siapa yang mati dalam keadaan menuntut ilmu maka itu adalah tanda husnul khatimah, karena ia mati di atas amalan ketaatan yang agung."

Baarakallahufiikum

Tuesday, 24 April 2018

bolehkah nada dering suara adzan untuk mengingatkan waktu sholat, rek

Bismillaah
Asy-Syaikh Ubaid bin Abdillah al Jabiry hafizhahullah

Pertanyaan:

هل يجوز استخدام أدوات تنبيه في الهواتف لدخول وقت الصلاة كالأذان المسجل في الهواتف؟

Bolehkah menggunakan nada dering dengan suara adzan pada ponsel untuk mengingatkan waktu shalat?

Jawaban:

أكان الأذان كاملًا فأرى أنّه من العبث، وليس من احترام ذكر الله.نعم.

Jika adzannya lengkap, maka aku berpendapat ini termasuk perbuatan sia-sia dan justru tindakan yang tidak menghormati dzikrullah. Na’am.

أما إذا كان شيء ينبه للصلاة بتكبيرة.نعم.

Adapun jika hanya sebatas suara takbir untuk mengingatkan waktu shalat maka na’am (tidak mengapa).

والحمد لله ما يحتاج الآن مآذن المسلمين، يعني كانت المدينة الواحدة ليس فيها إلا مؤذن واحد، والآن كل حي فيه عدد من المؤذنين، بل بعض الشوارع الكبيرة فيها عدد من المؤذنين فلا يحتاج إلى هذا ولله الحمد.

Dan Alhamdulillah pada saat sekarang ini tidak butuh lagi yang seperti itu, dikarenakan banyak muadzdzin dari tengah kaum muslimin. Yaitu tidak ada satu kotapun melainkan ada muadzdzinnya. Bahkan sekarang setiap desa ada banyak muadzdzin. Dan bahkan sebagian jalan-jalan besar ada juga muadzdzinnya. Maka tidak butuh lagi yang seperti itu, Alhamdulillah.

كذلك التلفاز والإذاعة ولله الحمد الآذان فيها يرفع كل وقت.نعم

Demikian juga televisi dan radio -Alhamdulillah- dikumandangkan adzan setiap waktu shalat. Na’am

Baarakallahufiikum

Sunday, 22 April 2018

seorang mu'min tidak akan menjadi pendusta dan pengkhianat, rek

Bismillaah
Sa'ad bin Abi Waqqash radhiyallahu anhu berkata:

الْمُؤْمِنُ يُطْبَعُ عَلَى الْخِلالِ كُلِّهَا إِلا الْخِيَانَةَ وَالْكَذِبَ.

"Seorang mu'min tabiatnya memiliki semua kekurangan, kecuali sifat khianat dan dusta."

(Shahih, diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam kitab al-imam, no. 81)

Baarakallahufiikum

Friday, 20 April 2018

bahaya tukang fatwa karbitan, rek

Bismillaah
Al-Imam Ibnul Jauzy rahimahullah berkata:

فليسمع هذه النصيحة من يخاف على دينه ويعرض عن طلب الرئاسة في غير وقتها، فقد قال الحكماء: من تصدر وهو صغير فاته علم كثير.

"Hendaklah orang yang mengkhawatirkan keselamatan agamanya mau mendengar nasehat ini dan berpaling dari keinginan untuk mendapatkan kepemimpinan sebelum waktunya, orang-orang yang bijaksana mengatakan bahwa siapa saja yang berani tampil padahal dia masih kecil (sedikit ilmunya) maka banyak ilmu yang akan terluput darinya."

Fii Ta'zhimil Futya, halaman 130

Baarakallahufiikum

Wednesday, 18 April 2018

meninggalkan amalan sunnah jika mengganggu orang lain, rek

Bismillaah
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

ترك السنة لدفع الأذية خير من فعل السنة مع الأذية، فهذا المتورك إذا كان بتوركه يؤذي جاره فلا يتورك.

"Meninggalkan amalan sunnah dengan tujuan agar tidak mengganggu orang lain lebih baik dibandingkan mengerjakan amalan yang hukumnya sunnah tersebut namun mengganggu orang lain. Contohnya duduk tawarruk (dalam shalat), jika dengan melakukan duduk tawarruk akan mengganggu orang yang duduk di sampingnya, maka jangan melakukan duduk tawarruk."

Liqa'ul Babil Maftuh, jilid 2 halaman 38

Baarakallahufiikum

Monday, 16 April 2018

semangat shahabat dalam mengingkari kemungkaran, rek

Bismillaah
Al-Allamah Sulaiman bin Sahman rahimahullah berkata:

لم يُنقل عن أحد من الصحابة –رضي الله عنهم– أنه رأى منكرًا وسكت عن إنكاره بلسانه.

"Tidak ada penukilan (riwayat) dari satu orangpun dari Shahabat radhiyallahu anhum yang melihat kemungkaran lalu dia diam saja tanpa mengingkarinya dengan ucapannya."

Ad-Durar as-Saniyyah, jilid 8 halaman 467

Baarakallahufiikum

Saturday, 14 April 2018

kemewahan dan kekikiran akan mengakibatkan penyesalan, rek

Bismillaah
Asy-Syaikh al-Allamah Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata:

من أحب الرفاهية وأحب التنعم في هذه الحياة الدنيا فإنه يندم عما قريب، فالمسلم إنما ينظر إلى ما أمامه ولا ينظر الى ما خلفه، فيصلح الطريق أمامه لأن لا يسلك طريقا يهلكه، ومن إصلاح الطريق الإحسان في العمل والإحسان في المال والإنفاق.

"Siapa yang menyukai kemewahan dan bersenang-senang di kehidupan dunia maka dia akan menyesal tidak lama lagi, jadi seorang muslim melihat apa yang di hadapannya dan tidak melihat apa yang di belakangnya, sehingga dia memperbaiki jalan yang ada di depannya agar tidak menempuh jalan yang akan membinasakannya, dan termasuk bentuk memperbaiki jalan adalah berbuat baik (merasa diawasi oleh Allah) dalam beramal dan berbuat baik dengan harta dan berinfaq."

At-Ta'liq Ala Ighatsatul Lahafan, 1 Rajab 1439 H

Baarakallahufiikum

Thursday, 12 April 2018

pangkal kemuliaan dan pangkal kehinaan, rek

Bismillaah
Asy-Syaikh al-Allamah Dr. Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata:

العز والكرامة والرفعة كلها في عبادة الله، والذلة والمهانة والخسارة كلها في عبادة غير الله.

"Kewibawaan, kemuliaan, dan ketinggian semuanya diraih dengan beribadah kepada Allah, sedangkan kerendahan, kehinaan, dan kerugian semuanya akibat beribadah kepada selain Allah."

At-Ta'liq Ala Ighatsatil Lahafan, 1 Rajab 1439 H

Baarakallahufiikum

Tuesday, 10 April 2018

dengki pangkal keburukan, rek

Bismillaah
Al-Imam Ibnu Hibban al-Busty rahimahullah berkata:

‏الحقد أصل الشر، ومن أضمر الشر في قلبه، أنبت له نباتاً مراً مذاقه، ونماؤه الغيظ، وثمرته الندم.

"Dengki merupakan pangkal keburukan, dan siapa yang menyembunyikan keburukan dalam hatinya maka akan menumbuhkan untuknya tanaman yang pahit rasanya, pertumbuhannya adalah kemarahan, dan buahnya adalah penyesalan."

Raudhatul Uqala', halaman 134

Baarakallahufiikum

Sunday, 8 April 2018

memuji seseorang di hadapannya langsung hakekatnya adalah permusuhan terhadapnya, rek

Bismillaah
Asy-Syaikh al-Allamah Dr. Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata:

لا يجوز أن يمدح الإنسان حتى فيما فيه، لأن هذا يغره ويسيء إليه، من حيث يظن من يفعل ذلك أنه يحب ذلك وأن هذا من باب مودته، وهو في الحقيقة عداوة له.

"Tidak boleh memuji seseorang (di hadapannya langsung) walaupun dengan hal-hal yang memang ada pada dirinya, karena hal ini bisa membuatnya tertipu dan itu berbuat buruk terhadapnya, karena orang yang melakukannya menyangka bahwa dia mencintainya dan bahwasanya hal ini termasuk bentuk kecintaan kepadanya, padahal hakekatnya ini merupakan bentuk permusuhan terhadapnya."

Syarh kitab al-Kabair karya asy-Syaikh Muhammad bin Sulaiman at-Tamimy, 2 Rajab 1439 H

Baarakallahufiikum