Sunday, 22 April 2018

seorang mu'min tidak akan menjadi pendusta dan pengkhianat, rek

Bismillaah
Sa'ad bin Abi Waqqash radhiyallahu anhu berkata:

الْمُؤْمِنُ يُطْبَعُ عَلَى الْخِلالِ كُلِّهَا إِلا الْخِيَانَةَ وَالْكَذِبَ.

"Seorang mu'min tabiatnya memiliki semua kekurangan, kecuali sifat khianat dan dusta."

(Shahih, diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam kitab al-imam, no. 81)

Baarakallahufiikum

Friday, 20 April 2018

bahaya tukang fatwa karbitan, rek

Bismillaah
Al-Imam Ibnul Jauzy rahimahullah berkata:

فليسمع هذه النصيحة من يخاف على دينه ويعرض عن طلب الرئاسة في غير وقتها، فقد قال الحكماء: من تصدر وهو صغير فاته علم كثير.

"Hendaklah orang yang mengkhawatirkan keselamatan agamanya mau mendengar nasehat ini dan berpaling dari keinginan untuk mendapatkan kepemimpinan sebelum waktunya, orang-orang yang bijaksana mengatakan bahwa siapa saja yang berani tampil padahal dia masih kecil (sedikit ilmunya) maka banyak ilmu yang akan terluput darinya."

Fii Ta'zhimil Futya, halaman 130

Baarakallahufiikum

Wednesday, 18 April 2018

meninggalkan amalan sunnah jika mengganggu orang lain, rek

Bismillaah
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

ترك السنة لدفع الأذية خير من فعل السنة مع الأذية، فهذا المتورك إذا كان بتوركه يؤذي جاره فلا يتورك.

"Meninggalkan amalan sunnah dengan tujuan agar tidak mengganggu orang lain lebih baik dibandingkan mengerjakan amalan yang hukumnya sunnah tersebut namun mengganggu orang lain. Contohnya duduk tawarruk (dalam shalat), jika dengan melakukan duduk tawarruk akan mengganggu orang yang duduk di sampingnya, maka jangan melakukan duduk tawarruk."

Liqa'ul Babil Maftuh, jilid 2 halaman 38

Baarakallahufiikum

Monday, 16 April 2018

semangat shahabat dalam mengingkari kemungkaran, rek

Bismillaah
Al-Allamah Sulaiman bin Sahman rahimahullah berkata:

لم يُنقل عن أحد من الصحابة –رضي الله عنهم– أنه رأى منكرًا وسكت عن إنكاره بلسانه.

"Tidak ada penukilan (riwayat) dari satu orangpun dari Shahabat radhiyallahu anhum yang melihat kemungkaran lalu dia diam saja tanpa mengingkarinya dengan ucapannya."

Ad-Durar as-Saniyyah, jilid 8 halaman 467

Baarakallahufiikum

Saturday, 14 April 2018

kemewahan dan kekikiran akan mengakibatkan penyesalan, rek

Bismillaah
Asy-Syaikh al-Allamah Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata:

من أحب الرفاهية وأحب التنعم في هذه الحياة الدنيا فإنه يندم عما قريب، فالمسلم إنما ينظر إلى ما أمامه ولا ينظر الى ما خلفه، فيصلح الطريق أمامه لأن لا يسلك طريقا يهلكه، ومن إصلاح الطريق الإحسان في العمل والإحسان في المال والإنفاق.

"Siapa yang menyukai kemewahan dan bersenang-senang di kehidupan dunia maka dia akan menyesal tidak lama lagi, jadi seorang muslim melihat apa yang di hadapannya dan tidak melihat apa yang di belakangnya, sehingga dia memperbaiki jalan yang ada di depannya agar tidak menempuh jalan yang akan membinasakannya, dan termasuk bentuk memperbaiki jalan adalah berbuat baik (merasa diawasi oleh Allah) dalam beramal dan berbuat baik dengan harta dan berinfaq."

At-Ta'liq Ala Ighatsatul Lahafan, 1 Rajab 1439 H

Baarakallahufiikum

Thursday, 12 April 2018

pangkal kemuliaan dan pangkal kehinaan, rek

Bismillaah
Asy-Syaikh al-Allamah Dr. Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata:

العز والكرامة والرفعة كلها في عبادة الله، والذلة والمهانة والخسارة كلها في عبادة غير الله.

"Kewibawaan, kemuliaan, dan ketinggian semuanya diraih dengan beribadah kepada Allah, sedangkan kerendahan, kehinaan, dan kerugian semuanya akibat beribadah kepada selain Allah."

At-Ta'liq Ala Ighatsatil Lahafan, 1 Rajab 1439 H

Baarakallahufiikum

Tuesday, 10 April 2018

dengki pangkal keburukan, rek

Bismillaah
Al-Imam Ibnu Hibban al-Busty rahimahullah berkata:

‏الحقد أصل الشر، ومن أضمر الشر في قلبه، أنبت له نباتاً مراً مذاقه، ونماؤه الغيظ، وثمرته الندم.

"Dengki merupakan pangkal keburukan, dan siapa yang menyembunyikan keburukan dalam hatinya maka akan menumbuhkan untuknya tanaman yang pahit rasanya, pertumbuhannya adalah kemarahan, dan buahnya adalah penyesalan."

Raudhatul Uqala', halaman 134

Baarakallahufiikum

Sunday, 8 April 2018

memuji seseorang di hadapannya langsung hakekatnya adalah permusuhan terhadapnya, rek

Bismillaah
Asy-Syaikh al-Allamah Dr. Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata:

لا يجوز أن يمدح الإنسان حتى فيما فيه، لأن هذا يغره ويسيء إليه، من حيث يظن من يفعل ذلك أنه يحب ذلك وأن هذا من باب مودته، وهو في الحقيقة عداوة له.

"Tidak boleh memuji seseorang (di hadapannya langsung) walaupun dengan hal-hal yang memang ada pada dirinya, karena hal ini bisa membuatnya tertipu dan itu berbuat buruk terhadapnya, karena orang yang melakukannya menyangka bahwa dia mencintainya dan bahwasanya hal ini termasuk bentuk kecintaan kepadanya, padahal hakekatnya ini merupakan bentuk permusuhan terhadapnya."

Syarh kitab al-Kabair karya asy-Syaikh Muhammad bin Sulaiman at-Tamimy, 2 Rajab 1439 H

Baarakallahufiikum

Friday, 6 April 2018

jangan berharap kepada manusia, apalagi dengan memuji-muji mereka, rek

Bismillaah
Asy-Syaikh al-Allamah Dr. Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata:

الإنسان لا يشتغل بمدح الناس يرجو منهم، وإنما يثني على الله عز وجل، ويذكر الله ويعلق قلبه بالله، ثم الله جل وعلا يجود عليه وييسر له، أما الناس فإنهم لا ينفعونه بل يكرهونه، إذا صار يمدحهم يكرهونه.

"Seseorang tidak boleh menyibukkan diri memuji orang lain karena mengharapkan kebaikan dari mereka, tetapi hendaknya dia memuji Allah Azza wa Jalla, mengingat Allah, dan menggantungkan hatinya kepada Allah, sehingga Allah Jalla wa Ala akan memberikan kemurahan-Nya dan memudahkan urusannya, adapun manusia maka sesungguhnya mereka tidak akan memberinya manfaat, bahkan mereka akan membencinya, jika dia suka memuji-muji mereka maka mereka akan membencinya."

Syarh kitab al-Kabair karya asy-Syaikh Muhammad bin Sulaiman at-Tamimy, 2 Rajab 1439 H

Baarakallahufiikum

Wednesday, 4 April 2018

orang yang berinfaq dengan ikhlas pasti akan diberikan ganti oleh allah, rek

Bismillaah
Asy-Syaikh al-Allamah Dr. Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata:

لا تظن أن الله غافل عما تعمل وعما تنفق، فمنه الرزق ومنه الخلف (وَمَا أَنفَقْتُم مِّن شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ)

"Jangan menyangka bahwa Allah lalai terhadap apa saja yang engkau amalkan dan yang engkau infaqkan, karena dari-Nya saja rezeki itu dan Dia akan memberikan ganti. Allah berfirman, "Dan apa saja yang engkau infaqkan maka Dia akan menggantinya, dan Dia sebaik-baik yang memberi rezeki." (QS. Saba': 39)

Baarakallahufiikum

Monday, 2 April 2018

belajarlah diam seperti engkau belajar bicara, rek

Bismillaah
Abu adz-Dzayyal rahimahullah berkata:

تعلم الصمت كما تتعلم الكلام، فإن يكن الكلام يهديك، فإن الصمت يقيك، ولك في الصمت خصلتان: تأخذ به علم من هو أعلم منك، وتدفع به عنك من هو أجدل منك.

"Belajarlah diam seperti engkau belajar bicara, karena jika bicara tidak membimbingmu maka sesungguhnya diam akan menjaga dirimu, dan dengan diam engkau akan mendapatkan dua hal; dengannya engkau bisa mengambil ilmu dari orang yang lebih berilmu darimu, dan dengannya engkau bisa menolak keburukan orang yang lebih pintar debat dari dirimu."

Jami' Bayanil Ilmi wa Fadhlih, jilid 1 halaman 550

Baarakallahufiikum